Penggabungan Waktu Shalat Tanpa Dasar Syariat Adalah Sesat

Posted by Wahdah Islamiyah Kolaka Minggu, 22 Februari 2015 15.43
Sebagaimana diberitakan sebelumya bahwa sebuah pesantren di Jombang mengedarkan stiker ajakan untuk shalat 3 waktu. Yakni penggabungan shalat fardhu menjadi 3 waktu yang dalam istilah syariat dikenal dengan jama’. (Baca juga: Kemenag Jombang Minta Ponpes Urwatul Wutsqo Tarik Stiker Shalat Tiga Waktu)

Ketua Umum Wahdah Islamiyah ustadz DR. Muhammad Zaitun Rasmin, MA mengatakan bahwa penggabungan waktu shalat bisa dilakukan dengan dasar yang dibenarkan oleh syariat seperti bersafar (perjalanan jauh) atau alasan-alasan yang sudah ditentukan oleh syariat dan telah mendapat penjelasan dari ulama salaf as-Sholeh.

Namun jika tanpa udzur tersebut maka menurut ketua Ikatan Ulama dan Dai Asean ini penggabungan waktu shalat apalagi mengurangi waktu-waktu shalat adalah bathil dan sesat.[zl/albalaghmedia.com]

0 Response to "Penggabungan Waktu Shalat Tanpa Dasar Syariat Adalah Sesat"

Poskan Komentar