DMI dan Kemendikbud Sepakat Bangun PAUD Berbasis Masjid

Posted by Wahdah Islamiyah Kolaka Kamis, 27 September 2012 10.30
Mayoritas masjid di Indonesia, selama ini hanya digunakan untuk ibadah ritual saja. Tidak banyak masjid yang digunakan untuk beragam aktivitas selain ibadah, pendidikan misalnya. Ke depan masjid diharapkan menjadi basis bagi program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Sekitar 10 persen dari 800.000 masjid yang ada di Indonesia pada 2013 ditargetkan memberikan layanan PAUD bagi masyarakat sekitar.

"Dengan memanfaatkan masjid untuk layanan pendidikan anak usia dini, berarti sejak dini sudah membiasakan anak mengenal masjid dan agamanya. Ditambah dengan program yang terstandar, masjid bisa berperan menyiapkan generasi muda yang lebih baik. Potensi yang ada di masjid perlu disinergikan dengan program pemerintah, terutama PAUD," kata Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, seusai bertemu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Kalla mengatakan, DMI dan Kemdikbud sepakat membangun PAUD berbasis masjid. "Memang sudah ada masjid yang mengembangkan PAUD. Sekitar 50 persen masjid yang ada sebenarnya memenuhi syarat untuk jadi PAUD. Kami hanya ingin mendorong lagi, minimal 10 persen siap tahun 2013 nanti," papar Kalla.

Nuh menyambut baik inisiatif Dewan Masjid Indonesia mendukung layanan PAUD bagi 30 juta anak usia dini. Pada tahun 2015, pemerintah menargetkan 75 persen anak usia dini di Indonesia menikmati layanan PAUD," katanya.

Menurut Nuh, pemanfaatan rumah ibadah untuk mendukung PAUD akan dikembangkan dengan pemuka agama lain, baik di gereja maupun pura.

"Untuk mendirikan PAUD tidak terlalu sulit karena infrastrukturnya bisa sederhana. Tutor juga bisa dari masyarakat. Tinggal kami bantu penyiapannya. Pemanfaatan rumah ibadah untuk PAUD tentu strategis. Sebab, nilai-nilai keagamaan bisa diperkenalkan sejak dini secara terprogram," kata Nuh.

sumber : Suara Islam

0 Response to "DMI dan Kemendikbud Sepakat Bangun PAUD Berbasis Masjid "

Poskan Komentar