Hukum Guru Memukul Murid

Posted by Wahdah Islamiyah Kolaka Sabtu, 21 Mei 2011 17.52
Pertanyaan:

Apakah hukum memukul murid yang perlu bimbingan baik dalam hal adab maupun ilmu?

Jawaban:

Guru dan pendidik sebaiknya bersikap kasih sayang dan lembut terhadap yang kecil dan yang besar. Tapi jika kondisi menuntut untuk keras atau memukul yang tidak melukai, maka itu boleh saja. Karena diantara kebiasaan anak-anak bodoh itu berprilaku buruk dan tidak hormat, sehingga perlu sikap keras dan tegas, yang mana hal ini lebih berpengaruh terhadap mereka daripada sikap lembut dan halus. (Fatawa Islamiyah, Syaikh Ibnu Jibrin [4/334])

Hukum Memukul Murid Untuk mendidik

Pertanyaan:

Apa hukum memukul murid yang bertujuan untuk mendidik dan mengarahkan agar melaksanakan pekerjaan rumah sehingga terbiasa tidak meremehkannya?

Jawaban:

Itu tidak apa-apa. Baik guru maupun orangtua, seharusnya memperhatikan anak-anaknya dan masing-masing berhak untuk menindak setiap anak yang berhak untuk ditindak bila tidak mengerjakana PR sehingga terbiasa berakhlak baik dan konsisten pada amal yang baik. Karena itu, disebutkan dalam hadits, bahwa nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Perintahkanlah anak-anakmu untuk melaksanakan shalat semenjak mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka jika mereka meninggalkannya ketika usia mereka sudah sepuluh tahun. Dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
 
Anak laki-laki dan anak perempuan jika sudah berusia sepuluh tahun lalu tidak melaksanakan shalat, sama-sama dipukul dan didisiplinkan agar konsisten melakukan shalat. Demikian juga kewajiban-kewajiban lainnya dalam pengajaran, urusan-urusan rumah dan sebagainya. Maka hendaknya para wali anak-anak kecil, baik laki-laki maupun perempuan, betul-betul membimbing dan mendisiplinkan mereka, tapi dengan pukulan yang tidak membahayakan namun bisa mencapai maksud yang diinginkan. (Majalah al-Buhuts, edisi 37, hal. 171, Syaikh Ibnu Baz).

0 Response to "Hukum Guru Memukul Murid"

Poskan Komentar