Sekte Ahmadiyah yang Sesat

Posted by Wahdah Islamiyah Kolaka Selasa, 08 Maret 2011 17.25
Ahmadiyah adalah salah satu firqah yang bukan saja mengaku Islam, tetapi lebih dari itu dia mengklaim, sebagai satu-satunya firqah najiyah; kelompok yang selamat dan yang mewakili agama ini secara hakiki. Dia yang pada hari ini menyebut dirinya dengan nama jama`ah Islamiyah Ahmadiyah, dan dikenal luas dengan istilah Qodyaniyah, nisbat kepada pencetusnya Mirza Ghulam Ahmad al-Qadyani yang mengaku menjadi Nabi di India.
Dia adalah kelompok yang mendatangkan banyak polemik dan kontroversi. Telah banyak para ulama yang berjihad untuk menghadapi kelompok-kelompok sesat dan para propagandisnya seperti ini. Diantaranya dengan mengungkap kepalsuan ajarannya dan membuka jati diri pendiri dan para pemimpinnya. Bagaiamana para ulama itu tidak melakukan hal yang demikian sedangkan Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman tentang orang yang membuat kedustaan atas nama Allah:

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلىَ اللهِ كَذِبًا أَوْ قَالَ أُوْحِيَ إِلَيَّ وَلَمْ يُوْحَ إِلَيْهِ شَيْءٌ

"Dan siapakah yang lebih dzhalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: "Telah diwahyukan kepada saya." Padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya." (al-An`am: 93)

Dan Nabi SAW telah bersaba: "Tidak datang hari kiamat hingga dibangkitkan sekitar tigapuluh pendusta -Dajjal- masing-masing mengaku bahwa dia adalah utusan Allah." (Muttafaq Alaih)
Orang-orang Ahmadiyah mengaku bahwa mereka adalah para pembawa misi tajdid dan reformasi, dan bahwasannya mereka adalah satu-satunya kelompok yang memahami Islam! Apa betul kelompok ini hanya gerakan tajdid dan reformasi sebagaimana yang diklaim oleh orang-orangnya? Ataukah ia senantiasa menjadi harokah (gerakan) penyesatan dan pemurtadan dengan nama Islam?!
Dalam makalah ini insya Allah kita akan menjawab guna mengetahui kenyataan yang terang benderang ini tanpa ada kesamaran dan keremangan.

Definisi:
Qodiyaniyah adalah sebuah gerakan yang muncul pada tahun 1899 M, karena skenario dari pemerintah kolonialis Inggris di dataran India, dengan tujuan untuk menjauhkan kaum muslimin dari agama mereka dan dari kewajiban jihad dalam bentuknya yang khusus, supaya mereka tidak menghadapi penjajah dengan nama Islam. Corong daripada gerakan ini adalah majalah al-Adyan yang terbit dengan bahasa Inggris.

Tokoh kunci:
Mirza Ghulam Ahmad al-Qodyani (1839-1900 M) adalah tokoh kunci yang diperalat untuk mendirikan Ahmadiyah (Qodyaniyah). Dia dilahirkan di desa Qodyan dari daerah Punjab di India pada tahun (1839). Dia berasal dari keluarga yang sudah dikenal sebagai pengkhianat agama dan tanah air. Begitulah Ghulam Ahmad tumbuh dan berkembang sebagai orang yang yang tunduk dan patuh kepada para penjajah Inggris. Maka dia dipilih untuk memainkan peran sebagai Nabi palsu agar umat Islam berkumpul disekitarnya dan sibuk mengurusinya. Melupakan penjajah Inggris. Pemerintah Inggris sangat berbaik hati dan banyak memberi kepada mereka, maka merekapun berwala` (loyal) kepada Inggris. Dan juga Ghulam Ahmad oleh pengikutnya sendiri dikenal mengidap penyakit syaraf (histeria), penyakit kuning, TBC, dan pecandu opium.
Orang-orang Qodyaniyah mengimani bahwa Mirza Ghulam adalah imam al-Mahdi yang pernah diceritakan oleh Nabi e dalam hadits-haditsnya dan dia adalah al-Masih (Nabi yang diturunkan diakhir zaman)

Pokok-pokok akidah ahmadiyah
  • Mirza Ghulam memulai gerakannya dengan nama dakwah Islam dan dia sebagai da`i muslim, hingga ketika pengikut dan pendukungnya banyak dia mengaku sebagai mujaddid dan mulham (orang yang diberi ilham oleh Allah). Kemudian secara bertahap dia melangkah satu tangga lagi dengan mengaku sebagai al-Mahdi yang ditunggu-tunggu dan al-Masih yang dijanjikan. Kemudian dia mengklaim sebagai Nabi dan kenabiannya lebih tinggi dari Nabi kita Muhammad e.
  • Orang-orang Qodyaniyah meyakini bahwa Allah itu berpuasa, shalat, tidur, bangun, menulis, berbuat salah dan bersenggama (jima`) maha suci Allah dari kedustaan mereka
  • Orang-orang Qodyaniyah berkayakinan bahwa sesembahan mereka adalah sebangsa orang Inggris, sebab mereka berbicara kepada-Nya dengan bahasa Inggris!!
  • Orang-orang Qodyaniyah berkeyakinan bahwa kenabian tidak berakhir dan tidak ditutup dengan Nabi Muhammad e, tetapi ia tetap berlanjut. Allah mengutus utusan-Nya sesuai dengan kebutuhan dan Mirza Ghulam Ahmad adalah Nabi yang paling utama.
  • Mereka berkeyakinan bahwa Jibril u turun membawa wahyu kepada Mirza Ghulam Ahmad, dan bahwa ilham-ilhamnya adalah seperti al-Qur`an.
  • Mereka mengatakan bahwa tidak ada al-Qur`an kecuali yang disuguhkan oleh al-masih yang dijanjikan (al-ghulam), dan tidak ada hadits kecuali apa yang ada dibawah pengajarannya. Dan tidak ada Nabi kecuali dibawah kepemimpinan Ghulam Ahmad.
  • Mereka meyakini bahwa kitab mereka diturunkan dan namanya adalah al-Kitab al-Mubin, yaitu selain al-Qur`an al-Karim.
  • Mereka berkeyakinan bahwa mereka adalah pemilik agama baru dan berdiri sendiri dan bahwa kawan-kawan ghulam adalah seperti sahabat.
  • Mereka meyakini bahwa desa Qadiyan adalah seperti al-Madinah al-Munawwarah dan Makkah al-Mukarromah, bahkan lebih utama dari keduanya. Tanahnya adalah haram (suci), ia adalah kiblat mereka dan kepadanya mereka berhaji. Oleh karena itu selama hidupnya Ghulam tidak pernah menunaikan haji ke Makkah.
  • Mereka menyerukan pembatalan ajaran jihad, dan menyerukan kepatuhan yang membabi buta kepada pemerintah Inggris yang menjadi waliyul amr berdasarkan nash al-Qur`an menurut klaim mereka.
  • Mereka meyakini bahwa setiap muslim adalah kafir hingga mau mengimani kenabian Mirza Ghulam Ahmad dan masuk Qodyaniyah, sebagaimana orang yang menikah atau menikahkan dengan selain orang Qodyani adalah kafir.
  • ·Mereka menghalalkan khamr, opium, dan ganja dan yang sejenisnya.

Penyebab kekufuran Mirza Ghulam
Mirza Ghulam adalah orang yang sesat dan murtad. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor antara lain
  1. Mengaku sebagai Nabi.
  2. Membatalkan jihad dan menjadi pelayan penjajah.
  3. Membatalkan haji ke Ka`bah dan menggantinya dengan haji ke Qodyan.
  4. Menyerupakan Allah dengan manusia.
  5. Menisbatkan anak kepada Allah dan mengklaim bahwa dirinya adalah anak Allah.
  6. Mengingkari khatmun nubuwah (penutupan kenabian) dengan nabi Muhammad SAW, dan membuka pintu kenabian untuk setiap pendusta dan Dajjal.
  7. Mengimani aqidah reinkarnasi (tanasukh) dan immanensi (hulul)
Disamping itu, informasi yang penting tentang Qodyaniyah adalah:
  • Qodyaniyah memiliki hubungan yang erat dengan Israil, Israel telah membuka untuk mereka beberapa markas dan sekolahan, juga telah mengizinkan mereka untuk menerbitkan majalah dengan nama mereka, serta mencetak buku-buku dan bulletin untuk dibagikan di seluruh dunia.
  • Qodyaniyah banyak dipengaruhi oleh Nashraniyah, Yahudiyah dan gerakan kebatinan. Hal ini terlihat jelas dalam akidah mereka dan perilaku mereka meskipun secara lahiriyah mereka mengaku muslim.
  • Mereka tidak mengimani ajaran jihad yang ada dalam al-Qur`an dengan anggapan bahwa jihad perang tidak diajarkan kecuali hanya untuk membela diri, oleh kareka itu jihad tholab (menyerang orang-orang kafir yang tidak menyerbu Negara Islam) adalah haram selamanya. Akidah ini sangat jelas untuk memantapkan orang-orang kafir di negeri-negeri kaum muslimin.

Tempat penyebaran Ahmadiyah
Mayoritas Qodyaniyah sekarang hidup di India dan Pakistan, dan sedikit dari mereka hidup di Israel dengan fasilitas-fasilitas dan kemudahan yang diberikan oleh pemerintah Israel.
Orang-orang Qodyan memiliki kegiatan yang besar di Afrika dan di sebagian Negara-negara barat. Di Afrika saja mereka memiliki lebih dari 5.000 (lima ribu) mursyid dan da`i fulltime yang siap menyesatkan manusia dengan mengajak mereka kepada Qodyaniyah. Kegiatan mereka yang luas ini mengukuhkan adanya dukungan dari pihak-pihak penjajah.
Pemerintah Inggris secara khusus telah mengistimewakan gerakan ini dan mempermudah para pengikutnya untuk mendapatkan jabatan-jabatan tinggi di kantor-kantor pemerintahan dalam memimpin perusahaan-perusahaan dan mengangkat para jenderal dalam badan intelejen Inggris dari golongan mereka.
Dalam rangka menyebarkan ajaran Qodyaniyah mereka menggunakan semua sarana, terutama tsaqofah (peradaban); mereka memiliki banyak insinyur dan dokter, dan di Inggris mereka memiliki sebuah stasiun televisi yang bernama al-Tilifiziyun al-Islami.

Sebagian ucapan Mirza Ghulam
Mirza Ghulam Ahmad al-Qodyani didalam kitabnya al-Bariyyah (hal 102-103) mengatakan:
"Saya melihat dalam salah satu mimpiku, bahwa diriku ini adalah Allah. Saya betul-betul yakin bahwa aku adalah Dia, dan bahwasannya tidak tersisa sedikitpun dari kehendak, keinginan dan perbuatan kemanusiaanku. Seolah-olah aku menjadi seperti ayakan atau seolah-olah keberadaanku (eksistensiku) bergabung menyatu kedalam keberadaan (eksistensi) yang lain, yang mana keberadaan pertama tenggelam lenyap dalam keberadaan yang baru dan tidak tersisa pengaruh apapun dari keberadaan yang pertama. Pada tahap ini aku melihat bahwa ruh Allah yang suci telah merasuk dalam diriku dan Allah mengusai jasadku, diriku melebur kedalam diri Allah hingga tidak tersissa sedikitpun dari bagian kemanusiaanku.
Kemudian aku melihat kepada jasadku ternyata anggota badanku telah mejadi anggota badan Allah. Kedua mataku mejadi kedua mata-Nya, kedua telingaku telah mejadi kedua telinga-Nya, dan lisanku telah menjadi lisan-Nya. Kemudian Allah menggabungkan aku kedalam diri-Nya secara total, sehingga kekuatan-Nya dan kekuasaan-Nya mengalir dalam jasadku. Dan uluhiyah-Nya menerpa dalam diriku, dan dahsyatnya wibawa dan kehormatan yang khusus menjadi milik-Nya kini meliputi diseluruh hatiku. Dan pemilik segala kerajaan berada dalam latar belakang ruhku, hingga tidak tersisa sidikitpun dari diriku dan dari perasaan-perasaanku selamanya… Tuhan Yang Maha suci berada dalam diriku, dalam murkaku dan rahmatku, kekerasanku dan kelembutanku, gerakanku dan diamku semuanya menjadi milik Allah.
Pada tahap ini aku katakan: "Kami ingin menciptakan tata aturan yang baru, langit baru dan bumi yang baru. Kemudian aku mulai menciptakan lagit kemudian bumi dalam bentuk yang baru secara keseluruhan tanpa urutan dan aturan. Kemudian dengan mengikuti keinginan Tuhan aku menciptakan aturan dan sistem bagi alam. Aku melihat bahwa aku memiliki kekuatan untuk menciptakan aturan, kemudian aku menciptakan langit terendah dan aku katakan:

« وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيْحَ »

"Dan sungguh kami telah menghiasai langit dunia dengan lampu-lampu (bintang-bintang)." Kemudian aku katakan: [إِنِّيْ خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِيْنٍ] "Sesungguhnya aku akan menciptakan manusia dari tanah." Kemudian berpindahlah keadaanku dari mimpi menuju wahyu. Dan meluncurlah kata-kata lewat lisanku:
« إِنِّيْ جَاعِلٌ فِي اْلأَرْضِ خَلِيْفَةً وَأَنَا أُرِيْدُ أَنْ أَخْلُقُ آدَمَ لَقَدْ خَلَقْنَا اْلإِنْسَانَ فِيْ أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ »

"Sesungguhnya aku akan menjadikan khalifah di bumi." Sedang aku ingin menciptakan Adam. Sungguh kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna."

Penutup
Sesungguhnya sekte Ahmadiyah (Qodyaniyah) adalah kelompok sesat kafir berdasarkan ijma ulama umat Islam. Untuk itu telah muncul berbagai macam fatwa dari berbagai lembaga dan organisasi Islam di dunia Islam, antara lain al-Majma` al-Fiqhi al-Islami yang ada di Rabithoh al-Alam al-Islami (Liga dunia Islam), Majma` al-Fiqh al-Islami yang ada di Munazhzhomah al-Muktamar al-Islami (OKI), Haiah Kibar al-Ulama di kerajaan Saudi Arabia. Disamping fatwa-fatwa para ulama yang ada di Mesir, Syam, Maghrib, India, Pakistan, Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam dan lain-lain.
Kami memohon kepada Allah ketetapan, pertolongan, penerimaan amal dan penutupan usia yang baik (khusnul khotimah), sesungguhnya Dia Maha mendengar, dekat dan maha menjawab do`a. semoga shalawat dan salam tercurah untuk Nabi Muhammad, Nabi yang ummi penutup para nabi, keluarga dan sahabatnya.

وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ


Sumber:
- Majalah Qiblati Edisi 2 Tahun 1
- http://qiblati.com/sekte-ahmadiyyah-yang-sesat.html

0 Response to "Sekte Ahmadiyah yang Sesat"

Poskan Komentar